Tips Memulai Bisnis Archives

Modal Usaha

Mengelola Modal Usaha Dengan Benar

By.Gm.Susanto

Modal untuk usaha waralaba cukup lumayan, namun mengingat anda tidak perlu melakukan hal hal yang harus dilakukan jika anda ingin memulai bisnis dari nol sama sekali. Modal untuk usaha seperti ini dibilang cukup murah.

Modal untuk usaha yang pertama kali dikeluarkan adalah untuk membeli merek dagang beserta semua hak dan kewajiban yang dapat digunakan untuk berdagang di bawah nama dan system yang sudah ada.

Jika anda mau berhitung, modal untuk usaha seperti ini akan lebih rendah. Hal itu dikarenakan kekuatan jaringan yang dimiliki oleh franchisor.

Besar kecilnya modal untuk usaha waralaba seperti ini sangat bergantung dari jenis usaha dan produk yang akan dipilih untuk dikembangkan.

Beberapa bisnis waralaba dapat dikategorikan sebagai usaha jangka pendek jika modal kembali dalam waktu dua sampai tiga tahun. Bahkan ada yang kurang dari satu tahun.

Bila dalam waktu yang lebih dari itu untuk mengembalikan modal untuk usaha, maka bisnis waralaba seperti ini dapat dikategorikan sebagai bisnis jangka panjang. Biasanya semakin besar modal untuk usaha yang dikeluarkan semakin lama juga waktu untuk mengembalikan modal, tetapi semakin besar pula nilai keuntungan yang diperoleh.

Untuk menjalankan bisnis jangka panjang banyak yang perlu diperhatikan agar modal untuk usaha benar benar dapat kembali, seorang pengusaha harus memperhatikan beberapa hal, terutama lokasi yang strategis untuk menjalankan bisnis seperti ini.

Jika anda tertarik untuk menjalankan bisnis seperti ini, misalnya waralaba di bidang pendidikan, seperti Lembaga kursus bahasa internasional Language Program atau ILP, perjalanan bisnis ILP ini dapat dibilang mulus, walaupun dalam perjalanan bisnisnya mungkin terhambat masalah pemilihan lokasi yang kurang tepat. Namun selebihnya hampir tidak mengalami hambatan.

Untuk bergabung dengan waralaba ini, pembeli lisensi harus mengeluarkan modal untuk usaha awal setidaknya sebesar Rp 1 miliar. Dengan modal untuk usaha awal sebesar itu pembeli lisensi sudah mendapatkan pelatihan dasar bagi pegawai sekaligus bantuan untuk promosi.

Selain pelatihan pihak franchisor juga menyediakan training untuk semua pegawai dari tingkat yang paling tinggi sampai kepada staff. Hal ini bertujuan untuk menyamakan visi, misi kedepan.

Modal untuk usaha pendidikan ILP tidak berhenti disitu, karena uang sebesar itu tidak termasuk untuk tempat usaha yang cukup luas, pengusaha haus menyediakan tempat kira kira yang mempunyai luas antara 500 sampai 700 meter persegi. Modal untuk usaha seperti ini diharapkan akan kembali dalam jangka waktu empat sampai lima tahun.

Ada juga bisnis waralaba yang tidak memerlukan modal untuk usaha yang banyak, seperti waralaba minuman The Mutiara membebaskan pembeli lisensi untuk membayar biaya royalty.

Modal untuk usaha seperti ini hanya berkisar 40 juta. Uang itu diperuntukkan untuk biaya waralaba dan bahan baku minuman selama empat bulan, jika disatukan dengan pembelian mesin untuk juicer dan sewa outlet dan tempat, total modal untuk usaha seperti ini hanya berkisar antara 80 juta sampai 90 juta.

Dengan Modal untuk usaha seperti itu, pihak franchisor memberikan janji akan kembali dalam tempo lima bulan, tentu saja dengan syarat harus dapat mencapai pembelian diatas 150 gelas perhari dengan harga rata rata Rp 10 ribu per gelas. Untuk dapat mencapai pembelian sebanyak itu maka mutlak diperlukan pemilihan lokasi yang strategis dan ramai oleh pengunjung .

Jika anda tertarik ingin menjalani bisnis waralaba seperti ini, terdapat berbagai pilihan untuk memulai sebuah bisnis waralaba ini. Yang terpenting adalah seberapa kuat modal untuk usaha anda dan  pemilihan produk yang mau anda kelola.

Diusahakan memilih produk yang sesuai dengan hobi atau minat anda agar mudah untuk mengembangkannya dan tidak kesulitan dalam mencari pangsa pasarnya.

Mulai Usaha

Tips Sederhana Cara Mulai Usaha

By. Gm.Susanto

Cara mulai usaha pada dasarnya merupakan hal penting yang menjadi fondasi dari usaha yang akan anda jalankan ke depannya.

Mengapa?

Anda memilih untuk memulai usaha pasti dengan suatu tujuan, bukan?

Dan tujuan tersebut biasanya bersifat finansial, atau istilah yang sering digunakan UUD, Ujung-Ujungnya Duit. Dengan demikian, perlu anda ketahui mengenai cara mulai usaha yang baik dan benar. Segala sesuatunya tidak akan menyakitkan bila diawali dengan baik dan benar.

1. Prospek Komoditas.

Hal pertama yang sering dikaitkan dengan cara mulai usaha adalah mengenai prospek dari komoditas yang akan dikembangkan. Di sini, usaha dikaitkan dengan kegiatan jual-beli.

Maklum, hal pertama yang muncul di benak banyak orang ketika mendengar kata ‘usaha’ adalah jual-beli, bukan?

Cara mulai usaha yang berkaitan dengan jual beli hendaknya adalah melakukan pengkajian lebih jauh mengenai produk yang diperjual-belikan.

Apakah produk tersebut merupakan salah satu produk yang paling dicari di kalangan masyarakat? Apakah produk tersebut merupakan produk yang dihindari masyarakat?

Apakah permintaan produk tersebut akan terus bertambah dari waktu ke waktu? Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang harus diberi penekanan tersendiri.

2. Kompetisi

Hal berikutnya yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan adalah mengenai kompetisi perdagangan yang sudah pasti dihadapi oleh si pemulai usaha. Terutama apabila komoditas perdagangan adalah barang kebutuhan sehari-hari dan terlebih bila pasar sudah dipenuhi oleh sejumlah penguasa dagang. Dengan demikian anda harus menerima kenyataan untuk ikut serta dalam perlombaan untuk menjadi yang teratas di pasar. Dengan demikian lokasi di mana usaha tersebut akan berlangsung juga harus menjadi bahan pertimbangan. Lokasi jelas memainkan peran yang sangat penting.

3. Usaha yang Unik

Sangat disarankan pula agar usaha yang akan anda jalankan adalah yang seunik mungkin karena dengan demikian anda akan mendapat nilai tambah tersendiri dalam persaingan tersebut.

Semakin unik usaha yang anda jalankan, semakin sedikit pula kecenderungan orang lain untuk menjalankan usaha yang sama dengan apa yang anda jalankan. Ini hanyalah mengenai jumlah.

Cara mulai usaha yang unik pada kenyataanya mengandalkan imajinasi anda dan menuangkannya ke dalam proposal pembuatan usaha. Tak heran bila usaha-usaha unik yang berumur kurang dari setahun tuanya bisa menghasilkan uang dalam jumlah yang fantastis ketimbang usaha yang sudah berjalan cukup lama.

Hal tersebut membuktikan bahwa masyarakat sebagai konsumen juga membutuhkan inovasi terbaru dalam kehidupan berbasis sehari-hari.

Kenyataan pahit yang harus diterima hanyalah tingkat kebosanan masyarakat yang cukup tinggi yang hanya memberikan sebuah usaha untuk bertahan dalam suatu periode tertentu.

Selanjutnya?

Usaha tersebut memerlukan ’vermak’ lebih lanjut untuk terlihat lebih menggiurkan daripada sebelumnya.

4. Dana

Setelah anda menentukan prospek serta lokasi, maka persiapan dana harus masuk dalam urutan cara mulai usaha. Mungkin persiapan dana merupakan salah satu hal yang tersulit ketika seseorang hendak memulai usaha, apapun bidangnya. Namun keuntungan yang sangat tinggi juga memerlukan pengorbanan yang setimpal. Tak hanya itu, usaha yang akan anda jalankan harus jelas apa dan siapa yang menjalankannya.

Apabila anda mampu, segalanya dapat anda kerjakan seorang diri. Namun hal tersebut jarang terjadi sehingga perusahaan-perusahaan yang kian berkembangpun memperkerjakan pekerja hingga ratusan jumlahnya.

Jangan terlalu gencar untuk menjalankan usaha yang usianya masih dapat dihitung dengan satuan hari. Adalah sangat normal bagi sebuah perusahaan untuk ’balik’ modal setelah perusahaan tersebut berjalan dalam hitungan tahun, bukan hari, minggu, ataupun bulan. Jadi usahakan untuk menghindari ’gencar balik modal secepat mungkin’ karena usaha yang baru lahir juga butuh adaptasi dan waktu yang cukup lama.

Cara mulai usaha tentunya bersifat dinamis dan tidak statis sama sekali. Artinya, cara mulai usaha antara usaha yang satu dengan yang lainnya pasti memiliki perbedaan baik dalam suatu aspek maupun sebagai sistem keseluruhannya. Dengan banyaknya cara mulai usaha yang tersedia di planet ini, andalah yang harus menentukan cara mulai usaha mana yang terbaik untuk anda, dan masa depan anda.

 Page 1 of 3  1  2  3 »