Mengenali Peluang Usaha dan Mengetahui Ide Peluang Usaha

By. Gm.Susanto

Ide Peluang UsahaIde peluang usaha : Banyak pengusaha yang mengawali usahanya dalam situasi yang serba sulit, menghadapi kondisi yang tidak pasti atau bahkan sering menemukan jalan buntu, dan akhirnya frustasi atau hanya menunggu saja dan tidak melakukan apa pun meskipun memiliki uang yang cukup banyak sebagai modal awal usaha atau modal kerja belum tentu bisa memberikan jaminan akan suksesnya suatu usaha. Terlebih jika modal yang dimiliki pas-pasan, bahkan mungkin tidak punya modal sama sekali. Hal ini tentu akan membuat kondisi semakin sulit.

Dalam kondisi seperti itu, apa yang harus kita lakukan? Berusaha mewujudkan impian menjadi orang sukses tanpa persiapan yang matang, hasilnya menjadi tidak jelas harus mengetahui ide peluang usaha.

Kerugian besar yang dapat menghabiskan modal yang dimiliki, sebenarnya dapat dihindari atau paling tidak dapat ditekan sekecil mungkin jika kita bisa memilih usaha yang benar-benar tepat, sesuai dengan kondisi dan kemampuan kita, yaitu usaha yang kita sukai atau kita mempunyai kompetensi dalam bidang usaha tersebut.

Untuk memilih usaha yang sesuai dengan kondisi kita sebenarnya juga tidak terlalu sulit. Kita mempunyai ide peluang usaha dengan memilih usaha yang sesuai dengan kondisi di sekitar lingkungan kita sendiri. Seperti di lingkungan keluarga, di lingkungan kantor, atau di lingkungan komplek perumahan, di kampus, atau di mana pun kita berada.

Kita tidak perlu harus membuat usaha yang terlalu muluk-muluk. Cukup sederhana saja, tetapi prospeknya bagus. Caranya adalah dengan mengevaluasi lingkungan yang ada di sekeliling kita. Salah satu alat untuk mengukur semua hal yang mungkin dan tidak mungkin dilakukan oleh usahawan sebagai penilaian awal dan pemberian informasi penting, yaitu menggunakan analisis terhadap kelemahan, kekuatan, peluang, dan ancaman (strength, weaknesses, opportunities, and threats) atau yang lebih dikenal dengan sebutan analisis SWOT.

Berikut adalah ide peluang usaha yang dapat dilakukan dalam menerapkan analisis SWOT

A. Strength (kekuatan)

ide peluang usaha ini, melihat kekuatan yang dimiliki seperti lokasi, sumber-sumber bahan baku yang mudah didapat, mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan, dan kekuatan lainnya yang dapat dimanfaatkan. Contoh: lokasi di dekat kampus atau mal dapat dikembangkan menjadi kost-kostan, warnet, rental komputer, dan masih banyak lagi.

B. WEAKNESS (kelemahan)

Melihat kelemahan yang dimiliki agar kita tidak memaksakan diri melakukan usaha yang sebenarnya tidak dapat dilakukan karena kita memiliki kekurangan tertentu. Contoh: sebaiknya jangan membuka usaha rental komputer, tetapi tidak mengetahui sama sekali ketrampilan dalam mengoperasikan komputer.

C. OPPORTUNITIES (peluang)

Melihat peluang yang dapat dimanfaatkan dan memberikan keuntungan. Contoh: membuka usaha fotokopi di lingkungan dekat kampus, membuka usaha kantin di lingkungan perkantoran, dan lain-lain.

D. THREATS (ancaman)

Melihat ancaman terhadap usaha-usaha yang beresiko tinggi, memiliki siklus hidup yang pendek, dan tidak terukur. Terlebih lagi jika pesaing-pesaing kita memiliki kemampuan yang lebih baik dari kita. Contoh: investasi saham, di mana kita tidak memiliki cukup ilmu tentangnya atau bermain di pasar yang pelakunya sudah sangat banyak.

Kita harus jeli melihat setiap peluang yang muncul di sekitar kita dan tidak perlu bingung mencari ide untuk dijadikan peluang, karena ide atau gagasan ada di mana pun. Ada banyak sekali peluang bisnis jika kita tahu bagaimana dan di mana menemukannya, yang mungkin saja sudah ada dalam diri kita atau bahkan sudah di depan mata.

Di bawah ini adalah daftar sumber ide peluang usaha yang dapat memberikan gagasan awal atau pemikiran awal untuk menentukan usaha apa yang hendak dijalankan:

• Lihat barang-barang di sekeliling dan yang sedang kita gunakan

• Rasakan apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh diri

• Browsing Internet yang menyediakan informasi bisnis

• Baca buku yang berkaitan dengan kewirausahaan

•  Baca koran, majalah, atau tabloid yang berisikan peluang usaha

• Baca buku kuning telpon (yellow pages)

• Baca perpustakaan umum, perpustakaan sekolah atau kampus

• Kunjungi teman, kenalan, atau sahabat

• Kunjungi bursa efek, amati tren kapital dan peluang lainnya

• Ikuti kursus kewirausahaan

• Temani pengacara atau konsultan ketika bertemu kliennya

• Dapatkan informasi dan buku-buku dari kedutaan besar

•  Kunjungi pusat-pusat inkubator bisnis

• Kunjungi pusat-pusat perbelanjaan dan restoran waralaba

•Kunjungi penemuan baru, pameran dagang, dan pameran-pameran lainnya

• Kunjungi perusahaan pesaing

• Kenali konsumen atau pelanggan potensial

•Kenali agen, distributor, atau pedagang besar

• Lakukan hobi dan wisata

• Kenali broker paten dan jasa informasi produk lisensi

• Kunjungi lembaga penelitian dan universitas

• Ikuti seminar, forum diskusi, lokakarya, atau simposium

• Kunjungi asosiasi dagang dan bisnis

• Masuk sebagai anggota partai tertentu

•Ikuti pertemuan alumni

• Ikuti kebijakan dan keadaan ekonomi negara

• Dan masih banyak lagi

Agar ide-ide potensial menjadi peluang bisnis yang riil, maka wirausahawan harus bersedia melakukan evaluasi terhadap peluang secara terus-menerus. Proses penjaringan gagasan atau ide disebut sebagai proses screening, yang merupakan suatu cara terbaik untuk menuangkan ide potensial menjadi barang dan jasa riil.

Banyak cara untuk mengetahui peluang yang terjadi di sekitar kita. Selama masih ada kebutuhan dan keinginan, selama itu pula masih terdapat peluang yang dapat kita manfaatkan, misal:

a. Mengenali kebutuhan pasar.

b. Mengembangkan produk yang sudah ada di pasar

c. Memadukan bisnis-bisnis yang telah ada

d. Mewaspadai segala kemungkinan yang awalnya terlihat sepele, yang ternyata setelah

ditekuni dapat menjadi bisnis yang luar biasa.

e. Menggunakan asumsi-asumsi yang baru (tidak baku).

Beberapa langkah untuk mengenali dan memilih peluang bisnis yang tepat seluruhnya.

1.Tentukan Tujuan Besar yang Hendak Dicapai

2.Buat Daftar Ide Usaha

3.Nilai Kemampuan Pribadi

4.Pilih Kriteria Bisnis

5.Membandingkan dan dapatkan saran dari pengusaha, konsultan, atau mentor

6.Nilai Keadaan Bisnis Saat Ini dan Masa Mendatang melalui Riset

7.Tetapkan Pilihan Bisnis

Setelah kita memutuskan bisnis apa yang ingin dijalankan, hal yang perlu menjadi pertimbangan berikutnya adalah memilih jalur usaha yang tepat atau memilih beberapa prospek bisnis, Arida harus memutuskan jalur mana yang ingin dipilih untuk memiliki bisnis sendiri. Terdapat tiga jalur utama yang dapat dipilih: memulai bisnis baru, membeli bisnis yang sudah ada, mengembangkan bisnis yang sudah ada, dan kemitraan atau waralaba (franchise).

Silahkan Anda dapatkan panduan yang lebih detil dan proven tentang JURUS-JURUS AJAIB Dalam MEMBANGUN BISNIS Di 2 KUADRAN Dengan Menggunakan IDE, Tenaga dan Uang Orang Lain Tanpa Mengeluarkan Modal Besar Dari Dompet Anda Sendiri, klik di halaman ini ide peluang usaha