Langkah – Langkah Mengatur Pengeluaran Keluarga Agar Seimbang

By. Gm.Susanto

Mengatur Pengeluaran KeluargaMengatur pengeluaran keluarga patut di perhatikan agar terjadi keseimbangan antara pemasukan dengan pengeluaran.

Selama ini, ditengah masyarakat sudah umum terjadi bahwa pengeluaran seringkali lebih besar daripada pemasukan atau pendapatan, maksudnya agar terjadi kesesuaian.

Dalam mengatur pengeluaran keluarga adanya balance atau keseimbangan yang terjadi karena peminjaman dapat disebut sebagai sesuatu yang dipaksakan untuk seimbang, mengapa demikian?

Karena sebenarnya dengan metode yang benar mengenai cara mengatur pengeluaran keluarga yang benar, maka keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran tidak perlu harus dibantu dengan peminjaman kepada pihak lain.

Hal yang perlu dilakukan dalam mengatur pengeluaran keluarga

Satu hal dasar yang patut diingat dalam mengatur pengeluaran keluarga adalah bahwa yang dikelola adalah uang; uang adalah sebuah benda yang mampu digunakan untuk memenuhi kebutuhan, uang keluarga terutama penghasilan dari suami adalah milik bersama, maka sebelum mengatur pengeluaran keluarga ada baiknya mengetahui dengan pasti besarnya pemasukan, jumlah tabungan serta rincian kebutuhan yang dibutuhkan setiap bulan.

Dalam mengatur pengeluaran keluarga, biasanya istri adalah pihak yang bertugas melakukannya, maka ada baiknya kalau istri meluangkan waktu barang sejenak untuk membicarakan hal tersebut.

Memang sebagai seorang istri memang dituntut agar dapat berperan sebagai seorang akuntan yang baik agar dalam mengatur pengeluaran keluarga dapat terjaga keseimbangannya.

Untuk mempermudah mengatur pengeluaran keluarga, ada baiknya sisihkan dan bedakan kebutuhan rutin setiap bulan seperti listrik, telepon, air, gas, dll. terlebih dahulu.

Ini untuk memudahkan perhitungan karena hal – hal tersebut bersifat pasti karena menggunakan rekening.

Apabila memang telah menjadi kesepakatan bersama, maka mungkin pula untuk menyisihkan sedikit dari penghasilan untuk mengatur pengeluaran keluarga yang bersifat sekunder, misalnya salon, baju, arisan, dll.

Apabila di dalam keluarga terdapat hutang yang mesti dibayar atau dicicil setiap bulan maka permasalahan ini juga harus dipikirkan karena hutang adalah sesuatu yang harus dikembalikan.

Sesuatu yang juga penting dan juga harus diperhatikan saat mengatur pengeluaran keluarga adalah, jangan sampai anda melupakan untuk menyisihkan dari penghasilan tersebut sebagai tabungan, bahkan kalau memang memungkinkan pikirkan juga mengenai masa depan anak anda dengan mengikuti asuransi baik kesehatan maupun pendidikan agar suatu saat apabila anak anda menginjak usia sekolah anda tidak perlu susah – susah lagi untuk memikirkan masalah pembiayaan.

Ingatlah bahwa berapapun besarnya penghasilan yang didapat setiap bulan akan percuma apabila dalam mengatur pengeluaran keluarga tidak disesuaikan.

Pada saat mengatur pengeluaran keluarga ada baiknya pihak istri serta suami menyisihkan sebagian dari pemasukan untuk tabungan terlebih dahulu.

Kenapa harus lebih dulu?

Yang namanya tabungan adalah bentuk sederhana dari investasi, misal penghasilan perbulannya adalah 2 jt. Sisihkan terlebih dahulu tabungan sebesar 500 ribu rupiah.

Masih tersisa 1,5 jt. Kemudian sisihkan untuk kebutuhan pokok; listrik dan lain – lain misalnya membutuhkan 700 ribu rupiah.

Masih tersisa 800 ribu rupiah. Nah, sisa yang 800 ribu rupiah ini dapat diatur semaksimal mungkin. Lupakan dahulu untuk mengatur pengeluaran keluarga yang bersifat kurang penting.

Meskipun saldo yang tersisa adalah NOL, tapi anda telah memiliki setoran tabungan sejumlah 500rb yang berarti bahwa anda memiliki back up apabila terjadi sesuatu yang mendesak dan membutuhkan biaya cukup besar serta sebagai jaminan hari tua.

Kesalahan – kesalahan umum yang seringkali terjadi dalam mengatur pengeluaran keluarga

Kesalahan yang sering terjadi dalam mengatur pengeluaran keluarga biasanya disebabkan oleh kesalahan dalam mengaplikasikan uang pemasukan setiap bulannya. seorang istri maupun suami merencanakan untuk menyisihkan uang tabungan di akhir bulan.

Dengan kata lain, uang sisa pemenuhan kebutuhan dijadikan sebagai simpanan. Kesalahan mengatur pengeluaran keluarga ini yang sama sekali keliru, karena pada saat mengatur pengeluaran seharusnya sudah melakukannya.

Mengapa anda sulit sekali untuk menyisihkan tabungan di akhir bulan?

Karena pada saat akhir bulan atau tanggal tua, apabila masih ada sisa uang biasanya istri ataupun suami kan mudah tergoda untuk membeli barang – barang yang kurang penting.

Dan juga, apabila dalam mengatur pengeluaran keluarga tidak memposkan tabungan terlebih dahulu, maka jumlah tabungan yang akan disetorkan tidak akan sebesar apabila disisihkan terlebih dahulu.

Silahkan Anda dapatkan panduan yang lebih detil dan proven tentang Jurus-Jurus Sakti Membangun BISNIS di 2 Kuadran Dengan Ide, Tenaga dan Uang Milik Orang Lain Yang Membuat Anda Berani Membuka Usaha Dalam Waktu 7 hari, klik di halaman ini mengatur pengeluaran keluarga