Peluang Bisnis Properti

Peluang Bisnis Properti Yang Menjanjikan

By. Gm.Susanto

Sekarang saya akan menjelaskan dan mengupas tuntas secara bertahap mengenai usaha properti, kenapa kalau properti??

Ya, jawabannya ternyata properti saat ini banyak menyimpan banyak hal yang baru dan tentunya yang sangat-sangat besar bagi teman-teman yang ingin menyelami dunia properti.

Sebagai orang yang bekerja di bisnis properti khususnya developer dan property investment sangatlah jarang menjelaskan petunjuk atau bocoran mengenai bisnis properti.

Saat ini sudah saat nya berbagi dengan lebih banyak rekan, mengenai peluang di bisnis properti ini.

Sedikitnya terdapat tiga alasan yang tidak dapat anda tolak untuk memasuki peluang bisnis properti :

Alasan pertama,  pasti untung.

Pernahkah anda bayangkan bisnis yang paling menguntungkan anda?

Dalam teori manajemen keuangan terdapat istilah high risk high gain. Akan tetapi dalam bisnis properti, istilah ini berubah menjadi high uncontrolled risk, high gain.

Terdapat beberapa instrumen yang menentukan kondisi ini.

1. Harga tanah pasti meningkat.

Di dunia ini tidak ada harga yang turun kecuali hal-hal yang berkaitan dengan kondisi makro perekonomian. Akan tetapi dapat bisa dipastikan 99 % bahwa harga tanah pasti meningkat.

Pajak Bumi bangunan saja meningkat hampir setiap tahun. Secara matematis, jika anda membeli tanah lalu kemudian dijual pada satu tahun kedepan.

Pasti untung, itulah hebatnya peluang bisnis properti.

2. Manajemen yang sederhana . Peluang bisnis properti hanya membutuhkan manajemen yang sederhana Dalam developer misalnya, cukup bagian keuangan dan bagian legal.

Dua bagian ini pokok dan vital bagi developer.

Lha perencanaan, pemasaran dan konstruksi?

Tidak harus diperlukan. Tidak harus ada. Karena konstruksi bisa kita serahkan ke Kontraktor.

Pemasaran bisa kita percayakan kepada Agent Marketing. Perencanaan bisa kita undang konsultan.

Hasilnya lebih lengkap, lebih pasti, biaya bersifat variable. Semakin sederhana manajemen yang ada, akan semakin menguntungkan dari sisi finansial dan pengelolaan.

3. Kemas properti sebagai sebuah investasi. Salah satu meningkatkan pendapatan dalam peluang bisnis properti adalah mengemas peluang bisnis properti ini sebagai bagian dari investasi yang menguntungkan.

Kemas dengan cara yang sama tentang harga tanah. Sajikan dalam bentuk perhitungan kredit pemilikan rumah (KPR) dan bandingkan dengan ekspektasi harga di masa mendatang.

4. Amankan bisnis ini dengan shadaqah. Tidak ada bisnis yang tidak berisiko.

Akan tetapi dalam bisnis properti semua resiko dapat dikontrol. Kecuali dalam keadaan darurat.

Akan tetapi di dalam agama Islam punya cara yang unik dalam mengamankan bisnis, yakni shadaqah. Bisnis properti itu jual beli lahan milik Allah Swt.

Sehingga shadaqahnya mesti lebih besar. Di perusahaan properti yang saya ketahui, mereka menyisihkan sekitar 20-40% keuntungan untuk kegiatan sosial keagamaan.

Anda berani lebih besar???

Alasan kedua, Modal besar. No Way…!!

Jual beli tanah tentunya butuh modal besar. Eit siapa bilang.

Developer yang pernah saya kenal dan developer ini cukup ternama di Jogja, Solo bahkan sampai Batam. Pada tahun 1999 mereka mengelola modal kurang dari 100juta.

Dan dalam jangka waktu 8 tahun, aset mereka sebesar 25Milyar. Developer dimana saya bernaung, dengan modal awal 3 M, dalam jangka waktu 2 tahun, aset kami bersih sekitar 20M. Ada beberapa cara.

1. Negosiasikan pembayaran

Negosiasi pembayaran dapat berupa pembayaran tanah, kontraktor, konsultan dan apapun sehingga memperlambat kas keluar. Artinya harus mempercepat kas masuk.

Artinya cukup dengan uang muka pembelian, entah bagaimana caranya kas masuk untuk menutupi kewajiban pembayaran berikutnya. Contoh, modal anda 50juta.

Anda beli tanah seluas 1000m2 dengan harga 60 juta. Negosiasikan pembayaran bertahap 6 bulan. Pembayaran pertama 10juta.

Cadangkan 10 juta untuk pembayaran ke2. Siapkan tim perencana untuk merencanakan kawasan, biaya sekitar 5 juta. Anggarkan biaya promosi sekitar 10juta.

Anggarkan 7.5 juta untuk kegiatan operasional bulanan. Anggarkan 7.5 juta untuk legalitas lahan.

Cukup 50 juta kan?

Cukup 10 juta untuk beli lahan seharga 60 juta kan?

Bayangkan jika uang muka anda 100juta, anda bisa mendapatkan lahan 600juta. Jika tanah sudah diolah atau dimatangkan, aset anda bisa menjadi 1.2 M! Fantastis!

2. Promosikan kawasan dengan menjual resiko

Kawasan ada sudah siap. Promosikan dengan gencar dengan menjual resiko maksudnya adalah dikarenakan anda membutuhkan cash dengan cepat, jual harga rumah 20% lebih murah dari harga normal, tapi cash.

Tapi jangan lupa menaikkan harga jual jika sudah mencapai titik tertentu. Nah sekarang anda tahu tentang konsep mengemas properti sebagai investasi. Ini salah satunya.

3. Instrumen Kredit Usaha. Pada tahap awal, perbankan tidak akan mungkin melirik usaha anda.

Atau  jika usaha anda sudah cukup dikenal, tentunya anda akan mudah mendapatkan kredit konstruksi, salah satu alternatif pembiayaan developer.

Perlu anda ketahui, developer (baru) tidak mudah mendapatkan kredit investasi, akan tetapi kredit modal kerja konstruksi. Sekarang bagaimana jika bank belum mau melirik usaha anda.

Gunakan fasilitas KPR, bagaimana caranya?

Jadikan saudara, rekan kerja sebagai konsumen properti anda. Pembiayaan melalui KPR. Pencairan KPR anda akan diterima.

Kewajiban pengembalian KPR menjadi tanggung jawab usaha anda. Mudah bukan. Anda sudah dipastikan mendapat kredit investasi.

Alasan ketiga, dapatkan Cash Flow yang besar. Alasan ketiga ini jelas-jelas akan sulit untuk ditolak. Dengan properti kita bisa mengenerate cash flow yang besar.

Prinsipnya percepat uang masuk, perlambat uang keluar. Eit jangan melulu jual cash… Gunakan instrumen KPR.

1. Instrumen KPR.

KPR saat ini memungkinkan KPR indent dimana konsumen dapat diikat dalam akad kredit meskipun bangunan belum selesai dibangun.

Dan anda akan menerima pencairan awal sebesar 40%. Jika uang muka sebesar 20%, berarti anda menerima uang muka 60%.

Ingat negosiasi pembayaran?

Jangan-jangan modal anda sudah kembali?

Padahal untuk membangun rumah, mungkin anda hanya akan mengeluarkan sekitar 40%. Dan mengeluarkan sekitar 10% lagi untuk pematangan lahan, prasarana dan sarana.

Sisa 10%nya?

Bisa untuk membayar tanah. Pada bulan ke 4 dengan asumsi pembangunan selesai, maka anda akan menerima 60%.

Pertanyaannya adalah bagaimana dengan 4 bulan masa pembangunan?

Yang penting jaga target penjualan.

2. Lahan baru, ladang uang baru

Bagaimana dengan 60% sisa pencairan KPR?

Cadangkan untuk membeli lahan baru. Jadikan sebagai ladang uang baru.

Saya jamin anda akan kaya raya!

Sekali lagi saya bilang, resiko dalam properti pasti ada.

Namun resiko dalam properti harus dapat dikontrol.

Jadi anda tertarik dalam memanfaatkan peluang bisnis properti?

Mulailah sekarang juga….!!

Waralaba Restoran

Tips Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Waralaba Restoran

By. Gm.Susanto

Waralaba restoran adalah salah satu ide peluang usaha yang dapat anda lirik untuk mendapatkan keuntungan maksimal dalam berbisnis.

Hal ini karena waralaba restoran yang menyajikan makanan sebagai produk utamanya. Kita semua tahu bahwa semua orang membutuhkan makanan setiap harinya; sehingga tidak mungkin bila waralaba restoran yang anda kelola akan sepi pelanggan.

Asalkan, jenis waralaba restoran yang anda pilih adalah jenis yang dapat menarik minat banyak orang dan memenuhi persyaratan berikut ini;

Tak ubahnya seperti jenis bisnis restoran lainnya; hal utama yang harus diunggulkan dalam sebuah waralaba restoran adalah cita rasa masakannya.

Jadi sebelum anda memilih dan memutuskan sebuah nama dari sekian banyak waralaba restoran yang ada; anda harus terlebih dahulu memastikan apakah cita rasa makanan yang dibuat memilki nilai jual atau tidak.

Bila perlu anda juga harus terjun langsung dan mensurvei beberapa waralaba restoran yang dapat dijadikan pilihan; mencicipi makanan yang menjadi menu restoran tersebut dan kemudian memberikan penilaian pribadi; apakah restoran ini akan mempunyai pasar yang bagus atau tidak.

Masih berhubungan dengan cita rasa masakan; bahwa dalam memilih waralaba restoran; anda juga harus mengacu pada pangsa pasar yang akan anda bidik.

Untuk pangsa pasar Indonesia; baik cita rasa masakan tradisional maupun internasional; keduanya akan menarik banyak konsumen.

Asalkan, waralaba restoran ini mempunyai sebuah ciri khusus yang membuatnya menarik serta dapat mengundang banyak orang untuk mencoba.

Misalkan saja sebuah waralaba restoran dengan sajian masakan internasional atau kontinental seperti steak, fried chicken, burger, dsb. Jenis masakan ini cukup mempunyai banyak penggemar di Indonesia; maka ini dapat dilihat sebagai sebuah peluang.

Meski waralaba restoran yang akan anda pilih bukan merupakan waralaba internasional; asalkan mempunyai cita rasa yang dapat diandalkan dan sesuai dengan lidah Indonesia maka prospeknya akan cukup menjanjikan.

Sedangkan untuk pilihan waralaba restoran dengan masakan Indonesia; yang paling diminati saat ini adalah masakan dengan cita rasa pedas dan mantap di lidah.

Masakan tradisional seperti ayam dan bebek bakar atau kremes, bakso dengan rasa special, nasi bakar, iga bakar, berbagai macam sambal dsb merupakan deretan makanan di waralaba restoran dengan jumlah peminat yang tinggi di Indonesia.

Dengan cita rasa nikmat serta cara penyajian yang menarik; masakan – masakan tradisional ini pasti akan menarik banyak pelanggan.

Dan dalam memilih waralaba restoran; akan lebih baik jika menu masakan yang disajikan dibuat dengan bumbu praktis siap pakai dengan proses memasak yang seragam.

Sehingga, cita rasa masakan akan selalu sama dengan cabang lainnya serta tidak dibutuhkan keterampilan khusus dalam penyajiannya.

Keuntungan maksimal tentu saja merupakan hal utama yang anda inginkan dalam menjalankan sebuah bisnis termasuk waralaba restoran. Syarat lainnya agar anda mendapatkan banyak konsumen adalah penampilan dari restoran tersebut.

Ada banyak sekali restoran yang sebenarnya menyajikan cita rasa lumayan namun tidak mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat karena penampilannya yang kurang menarik.

Sebaliknya, waralaba restoran dengan penampilan yang menarik serta mempunyai tata ruang usaha yang elegan; dapat menarik banyak pengunjung meski belum tentu rasa yang ditawarkan akan sesuai dengan yang diharapkan.

Jadi, rasa dan penampilan merupakan hal utama yang harus anda perhatikan sebelum memilih sebuah waralaba restoran dan memutuskan untuk menjadi salah satu pengelola cabangnya.

Selanjutnya adalah bagaimana anda mengatur strategy dalam pemasarannya sehingga mendapatkan lebih banyak pelanggan serta komitmen tinggi dalam menjaga kualitas produk.

Waralaba restoran adalah sebuah bisnis yang mudah dan juga susah untuk dijalankan. Mudah karena system manajemen; terutama di bidang pemasaran yang telah ditentukan.

Susah, karena bisnis ini akan sangat mudah untuk tumbang bila tidak adanya peminat yang cukup menjanjikan. Jadi, pertimbangkanlah beberapa hal di atas sebelum anda memilih dan bergabung dalam sebuah waralaba restoran.

 Page 2 of 27 « 1  2  3  4  5 » ...  Last »